• Hipoglikemia dan Hiperglikemia |Kenali Gejala Hipoglikemia dan Hiperglikemia

    Posted on July 14, 2011 by in Penyakit Diabetes Melitus

    Anda menderita penyakit penyakit diabetes, maka anda harus mengenali gejala hipoglikemia dan hiperglikemia yang sewaktu-waktu dapat dialami oleh penderita diabetes atau kencing manis. Dengan mengenali hipoglikemia dan hiperglikemia maka penanganan yang tepat dapat menyelamatkan anda dari komplikasi yang fatal.

    Hipoglikemia

    Hipoglikemia adalah keadaan dimana kadar gula darah di bawah normal, hal ini dapat terjadi setiap saat, dan dapat fatal bila tidak segera ditangani.
    Hipoglikemia dapat timbul setelah:
    - minum obat diabetes atau suntik insulin;
    - tidak makan atau merubah jam makan;
    - olahraga berlebihan tanpa disertai makan; atau
    - minum alkohol pada saat perut kosong.

    Beberapa keluhan atau gejala yang terlihat adalah:
    - lemah;
    - pusing, sakit kepala;
    - gemetar, berkeringat dingin, lapar.

    hipoglikemia dan hiperglikemia

     

     

     

     

     

    Lemah Pusing Sakit Kepala

     

     

     

    Lapar Gemetar Berkeringat Dingin

    Penderita hipoglikemia harus segera minum manis, disusul dengan makan berkalori, misalnya roti manis atau beberapa biskuit.
    Anjuran untuk penderita diabetes agar jangan terjadi hipoglikemia:
    - kenali dan waspadai tanda-tanda hipoglikemia;
    - selalu membawa permen atau biskuit saat bepergian;
    - buat rencana cermat untuk pengobatan diabetes bersama dokter anda;

    Segera datang ke rumah sakit atau hubungi dokter anda bila pemberian minuman manis dan biskuit tidak menolong.

    Hiperglikemia

    Penderita diabetes selalu cenderung untuk mengalami kadar gula darah yang tinggi atau hiperglikemia, sekalipun sudah mendapatkan pengobatan insulin.

    Beberapa keluhan hiperglikemia adalah:
    - rasa capai tidak semestinya;
    - nafsu makan bertambah dan rasa haus;
    - sering kencing, terutama pada malam hari;
    - penglihatan kabur;
    - kulit kering;
    - luka yang sukar sembuh; dan
    - berat badan menurun.

     

     

     

     

    Rasa Capai Nafsu Makan Bertambah Rasa Haus Berlebihan

     

     

     

     

    Penglihatan Kabur Kulit Kering Sering Kencing

    Hipoglikemia

    Hipoglikemia adalah keadaan dimana kadar gula darah di bawah normal, hal ini dapat terjadi setiap saat, dan dapat fatal bila tidak segera ditangani.

     

     

     

     

    Luka yang sukar sembuh Berat badan menurun

    Apabila kadar gula darah terlalu tinggi, harus dipikirkan beberapa hal:
    - lupa minum obat? dosis kurang atau tidak tepat waktu minum obat?
    - makan berlebihan, atau makan sesuatu yang mengandung banyak gula?
    - kurang berolahraga?
    - stres berlebihan?
    - ada infeksi atau penyakit lain?
    Segera hubungi dokter anda, banyak keluhan akan hilang begitu gula darah kembali normal.

    Ketoasidosis Diabetik

    Ketoasidosis Diabetik (KAD) adalah keadaan serius yang dapat berakhir dengan koma sampai kematian.
    Bila diabetes tidak terkontrol dengan baik, tubuh tidak dapat menggunakan gula dengan baik untuk kebutuhan energi, dan akan terbentuk banyak keton yang berbahaya bagi tubuh.
    KAD harus dirawat intensif di rumah sakit. Penderita diabetes perlu mengenal tanda-tanda KAD dan memeriksa urin dan darah adanya keton dan kadar gula yang sangat tinggi.

    Segera hubungi dokter anda bila ditemukan keluhan-keluhan berikut ini:
    - rasa haus yang berlebihan;
    - kencing yang terlalu sering;
    - mual, muntah, dan nyeri perut;
    - nafas yang cepat dan dalam, bau nafas keton / manis; atau
    - mengantuk dan gangguan kesadaran.

    hipoglikemiaNutrigold D, obat herbal spesialis penyakit diabetes anda yang telah terbukti puluhan tahun berhasil membantu penderita diabetes lepas dari penyakit yang mematikan. Kami sudah memproduksi obat ini lebih dari 20 tahun! (Klik disini untuk pemesanan).

    Faktor Stres

    Stres dapat berasal dari banyak hal, rasa takut, cemas, marah, dapat meningkatkan kadar gula darah. Penyakit demam, flu, infeksi serta penyakit lain juga dapat menyebabkan stres dan meningkatkan kadar gula darah.
    Pada umumnya penderita diabetes harus tetap minum obat diabetes atau suntik insulinnya apabila sedang mengidap sakit lain, gula darah harus tetap dipantau dengan baik.
    Diabetes mellitus merupakan penyakit yang kronis atau menahun, sehingga memerlukan perhatian, pengobatan, serta perawatan yang berkesinambungan dan berlangsung seumur hidup.
    Kedisiplinan merupakan kunci utama dalam pengobatan diabetes, yang meliputi:

    - disiplin dalam mengatur makanan
    - disiplin dalam berolahraga
    - disiplin dalam penggunaan obat, baik tablet maupun suntikan
    - disiplin dalam pemeriksaan gula darah
    - disiplin dalam kontrol atau konsultasi ke dokter.

    Olahraga Teratur

    Olahraga teratur seiring dengan pengaturan diet serta pemberian obat yang cermat, dapat mengurangi risiko timbulnya komplikasi diabetes.
    Selain menurunkan kadar gula darah dan mengurangi resistensi insulin, olahraga mempertahankan berat badan yang ideal, ini berguna sekali dalam pengelolaan diabetes.
    Diskusikan dengan dokter anda, olahraga ringan sampai sedang 30 menit setiap hari sangat dianjurkan bagi penderita diabetes.

    Diet Yang Tepat

    Mengidap diabetes bukan berarti anda tidak boleh menikmati makanan favorit anda. Silahkan mengkonsumsi makanan kesenangan anda namun hindari yang banyak mengandung lemak dan gula.
    - jadwal makanan selalu 3 kali sehari, dengan jarak 4-6 jam
    - banyak mengandung jenis sayuran, kaya serat, rendah karbohidrat dan lemak
    - jumlah makanan disesuaikan untuk mencapai berat badan ideal.
    - Berbeda dengan makanan biasa, diet diabetes harus tepat jadwal, tepat jenis, dan tepat jumlah.

    Tujuan diet diabetes adalah menyesuaikan makanan dengan kemampuan tubuh yang menggunakan dan memerlukannya, sehingga dapat:
    - menjaga kadar gula darah tetap normal
    - mencapai berat badan ideal
    - penderita dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa
    - menghindari komplikasi.

    Makan secara teratur sesuai dengan jumlah dan pembagian yang telah dianjurkan oleh dokter dan ahli gizi anda.
    Bahan makanan yang dihindari adalah:
    - gula murni dan bahan makanan yang diolah dengan memakai gula murni seperti gula pasir, gula jawa, madu, sirop, dan lain-lain;
    - makanan yang banyak mengandung lemak, seperti keju, mentega, kuning telor, susu fullcream, santan dan sebagainya;
    - buah-buahan manis seperti mangga, nangka, rambutan, sawo, sirsak,
    nanas, anggur, duku, durian, jeruk manis.
    Bahan makanan yang dibatasi adalah makanan yang mengandung banyak karbohidrat, seperti nasi, lontong, ketan, jagung, roti, ubi, singkong, talas, kentang, sagu, mie, dan bihun.

    Obat Anti Diabetes Oral

    Selain olaharaga teratur dan diet yang benar, dokter akan meresepkan obat untuk diabetes anda.
    Cara kerja obat anti diabetes oral bermacam-macam:
    - mengurangi resistensi insulin, sehingga insulin bekerja lebih baik dan sel tubuh dapat menyerap glukosa lebih efektif
    - memperbaiki produksi insulin di pankreas
    - mengurangi produksi glukosa di hati
    - mengurangi penyerapan glukosa dari makanan di usus.

    Penderita diabetes tipe 2, pengobatan pilihan adalah memakai tablet obat anti diabetes oral. Bermacam-macam obat oral mempunyai cara kerja yang berbeda, perhatikan cara penggunaannya, sebelum atau sesudah makan, sekali sehari atau dua-tiga kali sehari, baca dengan cermat apa yang tertera pada label obat yang anda terima dari apotik atau resep yang ditulis dokter.
    Suntikan Insulin

    Insulin diberikan pada diabetes tipe 1, diabetes pada kehamilan, serta pada beberapa penderita diabetes tipe 2 yang khusus, misalnya yang tidak terkontrol baik dengan obat oral atau penderita yang kurus.

    Kerja insulin bisa cepat (beberapa menit), sedang (beberapa jam), atau panjang (sampai sehari). Sekarang tersedia pula insulin yang campuran (mixed), antara yang kerjanya cepat, sedang, atau panjang.

    Tempat suntik dapat pada lengan, bokong, atau perut.
    Penggunaan insulin dapat melalui suntikan dibawah kulit (subcutan) pada lengan, paha, atau perut; dapat pula dalam otot (intramuskuler), atau langsung ke pembuluh darah vena (intravena). Ada pula dipakai secara terus menerus dengan pompa (insulin pump) atau “tembak” (tekan semprot) ke dalam kulit (insulin medijector).
    Pemakaian insulin oral atau tetesan masih dalam penelitian.

    Pencegahan dan Deteksi Dini Komplikasi

    Untuk mencegah dan mengetahui adanya komplikasi diabetes awal, perlu program monitoring yang baik, antara lain:
    - periksa gula darah tiap bulan
    - periksa tekanan darah tiap bulan
    - periksa HbA1c tiap 3-6 bulan
    - ukur berat badan tiap 3 bulan
    - periksa lemak darah tiap 3-6 bulan
    - periksa protein dalam urin tiap tahun
    - periksa fungsi ginjal tiap tahun
    - periksa mata tiap tahun
    - periksa kaki tiap hari, kontrol kesehatan kaki ke dokter tiap tahun.

     *****

    Kata kunci :

    hipoglikemia dan hiperglikemia

    hipoglikemia dan hiperglikemia

    hipoglikemia dan hiperglikemia, hipoglikemia dan hiperglikemia, hipoglikemia dan hiperglikemia

    hipoglikemia dan hiperglikemia

    hipoglikemia dan hiperglikemia
    hipoglikemia dan hiperglikemia
    Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Bad Behavior has blocked 907 access attempts in the last 7 days.